Home > Kajian Islam > Kajian Islam “Fiqih Prioritas”

Kajian Islam “Fiqih Prioritas”

Kisah antara Nabi Sulaiman dan burung Hud-hud, kita bisa ambil pelajaran bahwa ketika kita berhalangan hadir, maka defaultnya ialah akan mendapatkan hukuman. Maka dari itu ketika kita tidak bisa hadir dalam majelis tertentu, hendaknya ijin atau menjelaskan sesuatu yang mmemang benar-benar kita lakukan. Hal itu bertujuan agar tidak terjadi kesalah pahaman antar kedua belah pihak.

Dalam Surat At-Takatsur juga dijelaskan bahwa kita harus berlomba-lomba dalam urusan duniawi, namun kita juga harus ingat kepada Allah. Karena tanpa kita sadari, sebenarnya persiapan yang kita lakaukan untuk sesuatu hal yang belum pasti sebenarnya lebih besar dan lebih baik dari[ada sesuatu yang sudah pasti. Contohnya ialah, persiapan kita untuk dapat bekerja ialah sekolah sekian tahun dan terus menerus berusaha untuk tetap sukses, sedangkan kita tidak mempersiapkan kematian yang sudah pasti akan datang

Ushul Fiqih seperti layaknya Undang-Undang dasar, diibaratkan sebagai ilmu fiqih yang paling dasar. Contohnya seperi bahwa wudhu itu sebenarnya sunnah dan sholat itu hukumnya wajib. Namun karena sholat tidak sah jika tidak berwudhu, maka hukum wudhu menjadi wajib sebelum kita melakukan sholat.

Tirta Priambadha, 12 Februari 2011

Categories: Kajian Islam
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: