Home > Kajian Islam > Kajian Islam “Tauhid dan Aqidah”

Kajian Islam “Tauhid dan Aqidah”

Dalam pembukaanya, Ustad Mohammad Ihsan membahas mengenai Surat Al- Anfal ayat 63 – 66 yang mempunyai arti “Cukuplah Allah SWT sebagai penolong kita sehingga marillah berserah diri dan meminta perlindungan kepada Allah SWT dan orang-orang yang beriman pastilah menang. Inti untuk menyatukan hati kita adalah kesamaan tujuan untuk bersandar kepada Allah SWT.”

Qs Luqman 12-19. Luqman adalah seorang hamba sahaya yang Allah SWT memberikan hikmah kepadanya. Orang-orang islam dalam keadaan yang miskin menjamu tamu dengan keadaan terbaik. Rasullulah SAW dan sahabat adalah orang miskin namun mereka bahagia karena rasa syukurnya kepada Allah SWT. Bagi orang yang tidak bersyukur ketika mereka diberi suatu kebahagiaan rasa sombonglah yang datang kepadanya. Sehingga dari pemaparan yang ada di atas pelajaran

Janganlah mempersekutukan Allah SWT. Seperti contohnya orang yang akan mati maka dipenghujung hidupnya tidak jauh dari apa yang dijalani ketika hidupnya. Allah SWT tidak akan mengampuni dosa syirik. Ini adalah masalah akidah dan akidah adalah sebuah ikatan. Macam-macam syirik adalah sebagai berikut:

a) Syirik qafi : syirik ringan/ riya’.

b) Syirik jalli : menyembah diluar Allah SWT.

Orang yang paling lemah adalah orang yang paling banyak memiliki hajat dengan

orang lain. Dan juga sebaliknya islam mengajarkan untuk menggantungkan

sepenuhnya diri kita hanya kepada Allah SWT. Begitu pendidikan akidah benar

maka ilmu-ilmu lain akan mengikuti.

Berbakti kepada orangtua. Orangtua mendapatkan prioritas kedua setelah Allah

SWT jika memang yang diperbuatnya bukanlah maksiyat.

Sholat berfungsi mencegah kemungkaran. Syukur itu mengoptimalkan pemberian Allah

SWT pada tempatnya. Sabar ada beberapa macam seperti:

1. Sabar dalam ibadah.

2. Sabar dalam musibah.

3. Sabar dalam kehidupan dunia.

4. Sabar dalam meninggalkan maksiyat.

5. Sabar dalam berjihad. Jihad adalah kesungguhan dalam mengajar kewajiban dan

cita-cita.

Tirta Priambadha, 30 September 2010

Categories: Kajian Islam
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: