Home > Dialog dan Diskusi Tokoh > Diskusi tentang “Tadabbur Al-Quran” dengan Ustad Bachtiar Nasir LC, Direktur Ar-Rahman Quranic Learning Center

Diskusi tentang “Tadabbur Al-Quran” dengan Ustad Bachtiar Nasir LC, Direktur Ar-Rahman Quranic Learning Center

Pengertian Tadabur Al-Quran

Tadabur Al-Quran adalah perenungan dan pencermatan ayat-ayat Al-Quran untuk tujuan difahami, diketahui makna-maknanya, hikmah-hikmahnya serta maksudnya.

KUNCI-KUNCI TADABUR AL-QURAN

Banyak orang yang mempersulit diri sendiri dari mentadaburi Al-Quran secara langsung, ada yang beranggapan bahwa “Al-Quran hanya dapat difahami oleh kalangan ulama saja!!”, padahal tidak demikian, Al-Quran dapat difahami oleh siapapun yang mau & berusaha memahaminya.

Allah berirman:
Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Quran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran? (Al-Qomar:17)

Dalam Tafsir Ath-Thabari (1/75), Ibnu Abbas r.a. berkata : Tafsir Al-Quran berdasarkan 4 sisi, :

  1. diketahui oleh orang-orang arab dari ungkapan-ungkapan mereka.
  1. tafsiran yang tidak seorang pun memiiki udzur (halangan -red) untuk tidak mengetahuinya
  1. Tafsiran yang hanya diketahui oleh para ulama
  1. Tafsiran yang tidak ada yang mengetahuinya selain Allah SWT.
  1. Hikmah Tadabur Al-Quran

Tadabur Al-Quran bukanlah hal baru, tapi merupakan bentuk kewajiban seorang hamba terhadap Rabbnya yang telah menurunkan kitab Mulia ini.Al Quran diturunkan kepada manusia agar dijadikan sebagai petunjuk jalan hidupnya.

Pada hakikatnya tadabur adalah hak-hak Al Quran yang harus kita penuhi. Firman Allah:

  1. Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supayamereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai fikiran (As-Shad: 29).
  2. Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran? Kalau kiranya Al Quran itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya (An-Nisaa:82).

Dari kedua ayat diatas terdapat perintah bahwa kita harus memperhatikan Al-Quran (maksudnya mentadaburinya -red).

Tadabur Al-Quran dapat menjadikan hati menjadi lunak, mengobati hati dari berbagai penyakit hati (ragu-ragu, hasad, iri, munafik), bertambah imannya, menjadikan diri takut kepada Allah, dan masih banyak lagi hikmah tadabur yang tidak bisa saya tuliskan disini yang pada intinya Akan menciptakan Muslim yang Mukmin, Allah berfiran tentang ciri orang yang beriman (Mukmin) :

  1. Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayatNya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal (Al-Anfal:2)
  2. Mereka itu adalah orang-orang yang telah diberi nikmat oleh Allah, yaitu para nabi dari keturunan Adam, dan dari orang-orang yang Kami angkat bersama Nuh, dan dari keturunan Ibrahim dan Israil, dan dari orang-orang yang telah Kami beri petunjuk dan telah Kami pilih. Apabila dibacakan ayat-ayat Allah Yang Maha Pemurah kepada mereka, maka mereka menyungkur dengan bersujud dan menangis(Maryam:58)Alangkah ruginya bila hari-hari yang kita lalui bersama Al-Quran belum juga menghasilkan apa yang Allah sebutkan dalam kedua Ayat tadi, bahkan hal itu patutlah ditangisi karenanya.

KUNCI-KUNCI TADABUR AL-QURAN

    1. Menentukan tujuan membaca Al-Quran. Diantara tujuan membaca Al-Quran : Mengharap pahala, bermunajat & memohon, menyembuhkan hati, mendapatkan ilmu dan diamalkan.
    1. Membaca Al-Quran ketika shalat, Al-Quran terdiri dari 30 juz, Alangkah baiknya jika kita tidak membatasi diri dari membaca keseluruhan juz ketika shalat, pilihlah ayat yang sesuai dengan kondisi hati saat itu. Agar dengannya hati kita bisa tenang.
    2. Bacalah Al-Quran diwaktu malam dan ketika shalat malam
    3. Khatamkanlah Al-Quran dalam setiap pekan, maksimal 3 hari.
    4. Peliharalah Al-Quran dengan hafalan anda.
    5. Ulangilah (muroja’ah) ayat-ayat yang anda hafal supaya lebih mantap.
    6. bacalah Al-Quran dengan tartil (sesuai makhroj dan tajwidnya)
    7. Bacalah Al-Quran dengan suara keras, yang dimaksud dengan keras yakni minimal kita dapat mendengar bacaan kita sendiri, maksimal orang disamping kita bisa mendengarnya.
    8. Berdo’a, do’a adalah senjata musilm, Olehkarena itu mintalah kepada Allah supaya allah membukakan pemahaman al-Quran kepada kita.

Demikianlah kunci-kunci tadabur Al-Quran, yang sesungguhnya kunci-kunci ini tidaklah mutlak penyebab munculnya tadabur Al-Quran, tapi berdasarkan penelitian dan penyebab umum. Adapun tadabur sendiri sesungguhnya hanya pemberian dari Allah semata yang diberikan kepada siapapun yang dikehendaki-Nya. Kita hanya bisa berusaha. Mudah-mudahan Allah membukakan bagi kita kandungan kitab-Nya yang mulia. Amiin.

Barang siapa yang diberi hidayah oleh Allah maka tidak ada seorang pun yang dapat menyesatkannya, dan barang siapa yang disesatkan-Nya maka tidak ada seorang pun yang dapat memberi hidayah kepadanya. (Hadits)

Tirta Priambadha, 27 Maret 2011

About these ads
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: